Pages

Indonesia Diprediksi Bebas Utang pada Tahun 2016

Kementerian Keuangan memprediksi anggaran pemerintah akan mencatat surplus pada 2016. Pada masa itu,defisit anggaran sudah bisa dikendalikan dan terbebas dari utang. Direktur Strategi dan Portofolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Scenaider C.H. Siahaan memproyeksikan jumlah utang sampai 2016 hanya Rp 38,9 triliun, atau 0,3 persen dari produk domestik bruto. Pada tahun itu, menurut Scenaider, Indonesia hanya tinggal membayar sisa utang jatuh tempo. Hanya memang, ini catatan perhitungan dari pemerintah yang sekarang. “Tidak tahu kalau nanti ganti (pemerintahan) lagi. Kebanyakan kan sekarang lebih banyak bermain unsur politik," katanya di gedung Kementerian Keuangan kemarin. Scenaider menuturkan utang yang menurun juga akan diikuti oleh pengurangan jumlah defisit anggaran pada2013, yang besarannya diperkirakan 1,6 persen dari PDB, yakni Rp 153,3 triliun. Tahun ini defisit anggaran masih sekitar 3 persen dari PDB. ”Nah, pada 2016 bisa surplus 0,3 persen," ucapnya. Sekretaris Jenderal Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Bhimantara Widyajala mengungkapkan, selama periode 2004-2012 Indonesia menjadi satu-satunyanegara yang rasio utangnya terhadap PDB menurun signifikan. Pada 2004, misalnya, rasio utang Indonesia 57,6 persen. Oktoberlalu sudah menyentuh angka 23,2 persen. Apalagi pencapaian itu diraih saat banyak negara maju yang rasio utangnya masih di atas 60 persen, bahkan lebih besar dari 100persen, dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Bhima menjelaskan, keberhasilan dalam mengelola utang berbuah peningkatan rating Indonesia ke level layak investasi oleh sejumlah lembaga pemeringkat internasional. Sumber

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © Note Albert is proudly powered by Blogger.com | Blogger Templates Design by Free Blogger Templates
Support by Unique Pictures and Funny Photos | The Second Daily News | Mobile Phone News | Daily Digital Technology